Ratusan mahasiswa dari berbagai pengurus lembaga se-Universitas Muhammadiyah Makassar mendengarkan secara langsung pembacaan naskah Deklarasi UNISMUH BERSATU oleh Ketua Koordinator Komisariat IMM Unismuh dan menyaksikan penandatanganan plakat deklarasi oleh ketua-ketua lembaga di depan Menara Iqra Jum’at, 08 Februari 2018.

Deklarasi ini dilaksanakan oleh lembaga mahasiswa se-Unismuh Makassar bekerjasama dengan Pimpinan Unismuh Makassar untuk menyatukan visi dan misi mahasiswa dan menjalin silaturahmi dengan pimpinan kampus. Apalagi saat ini Harmonisasi dan sinergitas mahasiswa sangat kurang sehingga sering terjadi konflik internal.

Tidak hanya Deklarasi Unismuh Bersatu, Tudang Sipulung juga dilaksanakan di Aula Fakultas Kedoteran (FK) Unismuh Makassar setelah deklarasi berlangsung dengan riuh dihadapan Rektor Unismuh Makassar beserta jajarannya.
Tudang Sipulung yang berlangsung di Aula FK ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa dan Pimpinan Universitas namun Pimpinan dari Fakultas juga turut hadir diantaranya Wakil Dekan (WD) II dan WD III FKIP, WD III FK, dan WD III Fisipol.

Dalam Tudang Sipulung terdapat sesi sharing anggota-anggota lembaga dengan pimpinan Universitas, dimana dalam sesi sharing ini anggota lembaga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhannya.

Beberapa anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam sesi ini menyampaikan keluhnya, minimnya fasilitas yang dimiliki setiap UKM yang dapat menunjang anggota UKM untuk berkarya.

Keluhan-keluhan tersebut mendapatkan respon positif dari Rektor Unismuh Makassar yang menyarankan langsung Wakil Rektor III untuk dicatat apa yang telah disampaikan anggota lembaga agar segera ditindak lanjuti.

Saat tudang sipulung berlangsung, Rektor Unismuh menyampaikan, “Pernah ada yang menyampaikan sama saya “UNISMUH ITU SARAN PREMAN”, saya berharap persepsi seperti itu dapat ditenggelamkan oleh prestasi mahasiswa-mahasiswa saya” ujar Abdul Rahman Rahim disambut tepuk tangan oleh mahasiswa.

Baca Juga :  Cerita Duta Bahasa Berbakat Sul-sel dan Rentetan Prestasinya

“Saya lebih suka bayarkan kalian makan daripada mengurusi kalian saat buat rusuh. Kerusuhan akan membuat kita bekerja dalam tekanan, oleh karena itu kita harus merawat silaturahmi”. Tambah Rektor yang memancing gelak tawa disertai tepuk tangan para anggota lembaga yang hadir.

Penulis : Tazza
Foto : Crew Corong

Comments

comments

loading...