PUPR Goes to Campus 2018 yang berlangsung di Balai Sidang Unismuh Makassr pada kamis, (8/11/2018) berhasil membuat pecah Balai Sidang dengan datangnya Virza Idol sebagai bintang tamu dalam acara tersebut.
Namun, dibalik kesuksesan panitia menggelar kegiatan yang begitu megah dan ramai.

Sangat disayangkan karena para peserta tidak mampu menjaga kebersihan, hingga banyak sampah-sampah berserakan, pot-pot bunga pun hancur karena terinjak-injak oleh para mahasiswa yang maju kedepan panggung, serta kursi-kursi yang dijadikan pijakan sebagian penonton agar dapat melihat penampilan sang bintang tamu.
Sangat disayangkan ketika kegiatan yang seharusnya ditutup dengan hal yang baik namun justru ternodai dengan hal-hal yang tidak seharusnya terjadi.

Mahasiswa yang seharusnya menjadi pelopor dalam hal yang positif namun justru menjadi pelaku dalam hal-hal yang terlihat sepele semacam itu.
Adapun hal yang sangat memperihatinkan yaitu tidak adanya sekat antara laki-laki dan perempuan, suara gemuruh teriakan-teriakan dari perempuan yang tidak seharusnya terdengar, dan dalam perhelatan kegiatan yang megah terjadi hal-hal seperti itu.

Melihat dari notabennya kampus Muhammadiyah yang dipandang sebagai kampus islami yang memberikan batasan antara laki-laki dan perempuan seperti tercoreng dalam penutupan kegiatan PUPR Goes to Campus.

“Tidak sewajarnya kampus Muhammadiyah memperlihatkan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan tujuan Muhammadiyah yang mengusahakan masyarakat islam yang sebenar-benarnya”, Ujar salah satu Mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya.

Comments

comments

Baca Juga :  Cerita Duta Bahasa Berbakat Sul-sel dan Rentetan Prestasinya
loading...